Skip to content

Developer & Product Engineering Workflows

Bagian 8 & 8A dari CLAUDE 101 Master Playbook


Definisi dan Kapan Dipakai

[OFFICIAL FEATURE] — Claude Code adalah CLI tool yang berjalan di terminal. Baca dan tulis codebase, jalankan shell commands, kelola git.

Gunakan ketika: Ada project coding nyata yang butuh dibangun, diperbaiki, atau di-refactor.

Jangan gunakan untuk: Tugas non-coding. Untuk tugas coding sederhana (satu fungsi), Chat sudah cukup.


SOP Sebelum Claude Code Bekerja

⚠️ [LIMITATION / RISK] — Claude Code punya akses nyata ke filesystem kamu.

CHECKLIST PRA-CLAUDE CODE:
□ Semua perubahan sudah di-commit
□ Buat branch baru: git checkout -b claude/[nama-fitur]
□ .gitignore sudah benar (tidak ada credentials di-track)
□ CLAUDE.md sudah ada di root project
□ Environment variables sudah benar
□ App bisa jalan sebelum Claude mulai bekerja
□ Tahu bagaimana rollback jika perlu

20 Prompt untuk Developer Workflow (CC01-CC20)

CC01: Baca struktur project ini. Berikan ringkasan arsitektur, tech stack, pola coding dominan, dan area yang perlu perhatian.

CC02: Implementasikan [fitur] dengan spec: [detail]. Buat implementation plan dulu, minta persetujuan, baru eksekusi. Sertakan tests.

CC03: Debug error ini: [error + stack trace]. Analisis root cause, buat fix, verifikasi dengan test, pastikan tidak break hal lain.

CC04: Refactor [file/komponen] untuk meningkatkan readability dan maintainability. Jangan ubah behavior. Semua test harus tetap passing.

CC05: Review kode di [file/folder]: security vulnerabilities | performance issues | code quality | potential bugs | test coverage.

CC06: Security audit: SQL injection | XSS | auth issues | exposed secrets | insecure deps | CORS | input validation.

CC07: Tulis test komprehensif untuk [komponen]: happy path + edge cases + error cases. Target coverage 80%.

CC08: Buat database schema dan migration untuk [fitur]. Sertakan rollback. Tunjukkan rencana migration sebelum eksekusi.

CC09: Buat API endpoint [METHOD] [path] dengan spec: [request/response/auth/validation]. Sertakan error handling dan tests.

CC10: Identifikasi dan perbaiki performance bottleneck di [area]. Profile dulu, tunjukkan data, usulkan solusi, implementasi dengan persetujuan.

CC11: Buat dokumentasi komprehensif: overview | setup | arsitektur | API reference | contoh | troubleshooting. Format: Markdown di /docs/

CC12: Audit semua dependencies: outdated | security vulnerabilities | tidak terpakai. Buat rencana update bertahap dimulai dari security patches.

CC13: Setup GitHub Actions CI/CD: test runner | build | linting | deploy ke staging | deploy ke production pada release tag.

CC14: Refactor [bagian] dari monolith ke modular. Lakukan bertahap. Tunjukkan plan dulu. Setiap langkah harus tetap jalan di production.

CC15: Audit dan perbaiki error handling: tidak ada unhandled rejections | tidak ada silent failures | semua error di-log dengan konteks yang cukup.

CC16: Migrate [teknologi lama] ke [teknologi baru]. Pendekatan incremental. Mulai dari file paling terisolasi. Commit setiap perubahan.

CC17: Implementasikan feature flag system untuk [fitur]: toggle per environment | toggle per user | no performance impact | mudah rollback.

CC18: Setup logging dan monitoring: structured logging | request/response logging | error tracking. JANGAN log passwords/tokens/PII.

CC19: Analisis bundle size dan implementasikan code splitting/lazy loading. Target FCP di bawah [X] detik. Verifikasi dengan benchmark.

CC20: Setup ESLint + Prettier dengan konfigurasi ketat. Terintegrasi dengan editor. Pre-commit hook. CI. Dokumentasikan setiap rule penting.


SOP Sesudah Claude Code Selesai

CHECKLIST POST-CLAUDE CODE:
□ Baca semua perubahan dengan git diff
□ Tidak ada credentials atau secrets ter-commit
□ Semua test passing
□ Tidak ada breaking changes yang tidak diinginkan
□ Tidak ada console.log debug yang tertinggal
□ Commit message deskriptif dan mengikuti konvensi
□ PR description menjelaskan apa, mengapa, bagaimana
□ Ada test baru untuk kode baru
□ Dokumentasi di-update jika ada perubahan API

Template CLAUDE.md (Instruksi Kerja per Project)

CLAUDE.md adalah file instruksi kerja di root project. Claude Code membacanya otomatis dan menggunakannya sebagai konteks permanen.

markdown
# Project Overview
Nama proyek: [nama proyek]
Status: [aktif / maintenance / prototype]
Tujuan: [1–3 kalimat]

## Current Priorities
- [prioritas 1]
- [prioritas 2]
- [prioritas 3]

## Tech Stack
- Frontend: [...]
- Backend: [...]
- Database: [...]
- Infra / hosting: [...]

## Repository Map
- `/src` = kode utama
- `/components` = komponen UI
- `/pages` = routing / page entry
- `/docs` = dokumentasi
- `/scripts` = utilitas dan automation

## Critical Rules
- Jangan commit secrets atau API keys
- Jangan ubah schema database tanpa approval eksplisit
- Untuk perubahan besar, tampilkan rencana dulu sebelum eksekusi
- Untuk bugfix, jelaskan root cause sebelum memperbaiki
- Untuk fitur baru, sertakan test atau minimal test plan
- Jangan menghapus file kecuali jelas aman dan relevan

## Coding Standards
- Ikuti pola code yang sudah dominan di repo
- Utamakan perubahan kecil, aman, dan mudah di-review
- Hindari refactor luas tanpa alasan yang jelas
- Gunakan nama variabel dan fungsi yang eksplisit
- Tambahkan komentar hanya jika benar-benar membantu

## Commands
- Dev: `npm run dev`
- Test: `npm run test`
- Build: `npm run build`
- Lint: `npm run lint`

## Architecture Notes
- [catatan penting arsitektur]
- [dependency sensitif]
- [bagian yang jangan disentuh sembarangan]

## Review Checklist
Sebelum selesai, selalu cek:
- apakah ada risiko breaking change?
- apakah test/lint lolos?
- apakah ada debug code tertinggal?
- apakah dokumentasi perlu diperbarui?

## Output Style
Saat melaporkan hasil kerja:
1. Ringkaskan apa yang diubah
2. Jelaskan kenapa diubah
3. Sebutkan file yang terdampak
4. Sebutkan risiko atau hal yang perlu diuji
5. Beri next step yang konkret

Template SKILL.md (Prosedur Kerja Reusable)

SKILL.md adalah file di dalam folder skill — berisi prosedur kerja yang bisa dipanggil Claude Code secara dinamis saat task relevan.

markdown
---
name: legal-contract-review-id
description: |
  Gunakan skill ini saat diminta menelaah, mengaudit, atau merapikan
  kontrak/perjanjian berbahasa Indonesia, khususnya PKS, NDA, MoU,
  Addendum, perikatan kerja sama, dan dokumen legal bisnis sejenis.
allowed-tools:
  - Read
  - Write
  - Edit
  - Grep
  - Glob
---

# Legal Contract Review (Indonesia)

## Tujuan
Membantu review kontrak secara sistematis, tajam, dan usable untuk kebutuhan profesional.

## Kapan skill ini dipakai
Gunakan skill ini ketika user meminta:
- review PKS / NDA / MoU / Addendum
- identifikasi red flags
- perbaikan struktur pasal
- ringkasan risiko hukum
- usulan klausul pengganti

## Input yang diharapkan
- Draft kontrak atau kutipan klausul
- Konteks transaksi / hubungan para pihak
- Posisi pihak yang diwakili
- Fokus review (legal risk / business risk / drafting clarity / compliance)

## Langkah kerja
1. Identifikasi jenis dokumen dan posisi para pihak.
2. Petakan tujuan bisnis dokumen.
3. Baca struktur pasal dan definisi kunci.
4. Tandai klausul yang kabur, berat sebelah, bertentangan, atau berisiko.
5. Susun output dalam format:
   - ringkasan singkat
   - temuan utama
   - red flags prioritas tinggi
   - usulan revisi
   - teks pengganti bila diperlukan
6. Jika ada aspek hukum high-stakes, nyatakan asumsi dan beri peringatan verifikasi.

## Aturan output
- Bahasa Indonesia formal profesional
- Ringkas tapi tajam
- Bedakan legal risk vs commercial risk
- Jangan menyatakan fakta hukum spesifik tanpa basis yang jelas

## Do
- Fokus pada kejelasan, enforceability, risk allocation, compliance
- Jelaskan dampak praktis bagi pihak yang diwakili

## Don't
- Jangan mengarang dasar hukum
- Jangan menyimpulkan "aman" tanpa caveat bila data belum lengkap
- Jangan mencampur opini komersial dan opini hukum tanpa label yang jelas

## Escalation rules
Hentikan dan minta verifikasi manusia jika:
- dokumen menyentuh transaksi bernilai sangat tinggi
- ada indikasi konflik hukum lintas yurisdiksi
- ada konsekuensi pidana/regulasi berat
- ada data yang jelas belum lengkap

Bedanya CLAUDE.md vs SKILL.md

FileFungsiScope
CLAUDE.mdAturan & konteks kerja proyekRepo / project specific
SKILL.mdProsedur atau workflow task-specificBisa lintas proyek bila reusable
  • CLAUDE.md = cara bekerja di proyek ini
  • SKILL.md = cara mengerjakan jenis tugas ini

Struktur Folder Skill

text
legal-review-skill/
├── SKILL.md
├── templates/
│   ├── nda_review_template.md
│   ├── pks_review_template.md
│   └── redflag_summary_template.md
├── playbooks/
│   ├── issue-spotting.md
│   └── clause-risk-matrix.md
├── references/
│   ├── drafting-style.md
│   └── escalation-rules.md
└── scripts/
    └── extract_terms.py

Kombinasi Strategi Terkuat

Kombinasi 1 — Claude Code + CLAUDE.md

Cocok untuk developer, automation builder, dashboard engineer.

Kombinasi 2 — Claude Code + CLAUDE.md + Skills

Cocok untuk workflow engineering berulang:

  • audit code
  • bug triage
  • release checklist
  • docs generation

Kombinasi 3 — Projects + Skills + MCP

Cocok untuk workflow enterprise dan agentic work melibatkan tools eksternal.


CLAUDE101 — AI Workflow Playbook by Smart Edukasi