Memuat...
Conversation Best Practices
Bagian 4 & 6 dari CLAUDE 101 Master Playbook
Kapan Claude Chat Paling Unggul
Claude Chat adalah tool terbaik untuk:
- Tugas yang memerlukan banyak bolak-balik interaktif
- Drafting dengan revisi real-time
- Diskusi eksploratif dan brainstorming
- Analisis dokumen yang di-upload
- Riset dengan web search
- Pembuatan Artifacts (HTML tools, visualisasi, komponen)
- Simulasi skenario dan adversarial thinking
- Konten panjang yang dibangun bertahap
Mode Kerja di Claude Chat
Drafting Mode
"Buat draft [dokumen] dengan spesifikasi berikut: [detail lengkap]"Analysis Mode
"Analisis [objek] menggunakan framework [X]. Strukturkan temuan dalam format [Y]."Review Mode
"Berperan sebagai reviewer kritis. Baca [dokumen] dan identifikasi:
(1) kelemahan argumen, (2) gap logis, (3) risiko yang tidak dipertimbangkan,
(4) bagian yang bisa diperkuat. Beri rekomendasi konkret untuk setiap poin."Strategist Mode
"Berperan sebagai strategic advisor. Situasinya: [konteks].
Pertanyaannya: [masalah]. Sajikan: analisis situasi → opsi → trade-off → rekomendasi."Simulator Mode
"Simulasikan negosiasi kontrak antara [pihak A] dan [pihak B] tentang [isu].
Mainkan peran [pihak B]. Saya akan mainkan [pihak A]."20 Prompt Template Terbaik untuk Claude Chat (T01–T20)
T01 — Deep Analysis
Lakukan analisis mendalam tentang [topik/dokumen]. Struktur:
1. Ringkasan eksekutif (3 kalimat)
2. Temuan utama (5-7 poin)
3. Analisis mendalam per temuan
4. Implikasi dan risiko
5. Rekomendasi tindakanT02 — Contract Review
Review [nama kontrak] dari perspektif [pihak yang kamu wakili].
Identifikasi: klausul berisiko tinggi | klausul ambigu | klausul yang hilang |
klausul tidak proporsional.
Format: Tabel (Nomor Pasal | Isu | Level Risiko | Rekomendasi).T03 — Brainstorm Terstruktur
Brainstorm [jumlah] ide untuk [tujuan] dengan constraint: [batasan].
Untuk setiap ide: nama | deskripsi | kelebihan | tantangan | potensi.
Rekomendasikan 3 terbaik beserta alasan.T04 — Comparative Matrix
Bandingkan [A] vs [B] vs [C] menggunakan kriteria: [1] | [2] | [3] | [4] | [5].
Skala 1-5. Sertakan komentar. Rekomendasikan pilihan terbaik dengan justifikasi.T05 — SOP Drafting
Buat SOP untuk [proses]. Format: Tujuan | Ruang Lingkup | Referensi |
Langkah-Langkah (bernomor, detail) | Pengecualian | Penanggung Jawab.
Bahasa: Indonesia formal. Level detail: cukup untuk staf baru.T06 — Risk Assessment
Risk assessment untuk [keputusan/kontrak]. Kategori: hukum | finansial | operasional | reputasi.
Tiap risiko: deskripsi | probabilitas (H/M/L) | dampak (H/M/L) | mitigasi | PIC.T07 — Executive Summary
Executive summary dari [dokumen] untuk [audience].
Max [X] kata. Struktur: konteks → temuan kunci (3-5 bullet) →
implikasi → rekomendasi → next steps.T08 — Issue Spotting
Senior lawyer due diligence mode. Baca dokumen berikut dan lakukan issue spotting.
[dokumen]
Identifikasi semua isu hukum, ambiguitas, gap, dan risiko.
Urutkan dari paling kritis ke paling minor.T09 — Negotiation Prep
Bantu persiapkan negosiasi [topik] melawan [pihak lawan].
Posisi saya: [detail]. Tujuan: [target].
Berikan: posisi pembuka | target realistis | BATNA | argumen kuat |
kelemahan yang harus diantisipasi | taktik lawan yang mungkin.T10 — Compliance Check
Periksa apakah [aktivitas/produk] sesuai [regulasi].
Gunakan web search untuk regulasi terkini.
Output: checklist (Patuh / Tidak Patuh / Perlu Klarifikasi) + action items.T11 — Document Drafting dengan Constraints
Buat [jenis dokumen]. Pihak: [detail]. Transaksi: [detail].
Jurisdiksi: Indonesia. Regulasi: [sebutkan].
Klausul wajib: [list]. Bahasa: Indonesia formal hukum.T12 — Scenario Planning
Scenario planning untuk [keputusan] dalam 3 skenario: Best / Base / Worst Case.
Tiap skenario: asumsi | gambaran | implikasi | probabilitas |
trigger signs | response plan.T13 — Adversarial Review
Setelah memberikan output, berperan sebagai devil's advocate.
Temukan argumen terkuat yang MENENTANG kesimpulanmu sendiri.
Seberapa kuat argumen sebaliknya? Apa yang perlu dipertimbangkan ulang?T14 — Learning Extraction
Saya baru selesai [pengalaman/project]. Ringkasannya: [deskripsi].
Ekstrak pembelajaran: apa yang berjalan baik | apa yang bisa lebih baik |
prinsip yang bisa diterapkan ulang | hal terpenting untuk diingat.
Format: reference card yang bisa disimpan.T15 — Structured Critique
Kritik [output/tulisan/proposal] secara konstruktif.
Framework: KEKUATAN | KELEMAHAN | GAP | LOGIKA | SARAN KONKRET.T16 — Regulatory Research
Research regulasi terbaru tentang [topik] di Indonesia.
Gunakan web search. Prioritaskan: JDIH, website regulator resmi.
Output: regulasi yang berlaku | persyaratan utama | sanksi |
tanggal efektif | perubahan terbaru.T17 — Surat Resmi
Buat [surat/email/memo] kepada [penerima]. Tujuan: [tujuan].
Background: [konteks]. Tone: [formal/tegas/persuasif].
Poin kunci: [list]. Format: surat Indonesia formal.T18 — Synthesis dari Multiple Sources
Sintesiskan informasi dari sumber-sumber berikut menjadi pemahaman terpadu.
Identifikasi: kesamaan | perbedaan | kontradiksi | gap.
Output: ringkasan terintegrasi + matrix perbandingan + insight kunci.T19 — Decision Framework
Saya menghadapi keputusan: [deskripsi]. Faktor: [list]. Constraint: [list].
Bantu buat framework keputusan. Rekomendasikan pilihan terbaik dengan justifikasi.
Tunjukkan apa yang masih perlu diketahui sebelum memutuskan.T20 — Knowledge Extraction dari Dokumen
Baca dokumen berikut dan ekstrak:
1. Semua komitmen dan kewajiban para pihak
2. Semua deadline dan tanggal penting
3. Semua kondisi yang memicu hak atau kewajiban tertentu
4. Semua nilai finansial dan parameter perhitungan
5. Semua hak pengakhiran
Sajikan dalam format tabel yang mudah di-reference.Teknik Lanjutan
Critique Loop (Standar untuk Output Penting)
Langkah 1 — Minta output pertama
Langkah 2 — "Sekarang berperan sebagai reviewer kritis. Identifikasi 5 kelemahan
terbesar dari output yang baru kamu berikan."
Langkah 3 — "Berdasarkan kritik itu, buat versi yang sudah diperbaiki."Chunking Strategy untuk Dokumen Panjang
🔄 [RECOMMENDED WORKFLOW]
Step 1: "Buat kerangka/outline untuk [dokumen]"
Step 2: Validasi dan approve kerangka
Step 3: "Kerjakan bagian 1: [nama bagian]"
Step 4: Review bagian 1, lanjut ke bagian 2
Step 5: "Review keseluruhan dan identifikasi inkonsistensi"Anti-Hallucination Lock
Tambahkan ini ke setiap prompt high-stakes:
"Bedakan: FAKTA TERVERIFIKASI / INFERENSI / TIDAK PASTI.
Untuk referensi hukum: cantumkan nomor pasal untuk saya verifikasi.
Jangan membuat klaim tanpa dasar yang bisa dicek."Adversarial Framing (Mencegah Sycophancy)
JANGAN: "Kontrak ini sudah bagus kan?"
LAKUKAN: "Review kontrak ini. Asumsikan ada masalah yang belum saya temukan.
Cari semua isu tanpa terkecuali."Tips Praktis
🏆 [BEST PRACTICE]
- Satu topik, satu chat — Jangan campur topik yang tidak berkaitan
- Beri judul chat yang deskriptif — Mudah ditemukan kembali
- Mulai chat baru untuk task baru — Konteks chat panjang bisa "mengotori" respons
- Jika chat sudah sangat panjang, buat ringkasan dan mulai chat baru
- Gunakan Projects untuk konteks yang perlu persisten antar sesi
Navigasi
- Sebelumnya: Quickstart
- Selanjutnya: Context Management
- Lihat juga: Prompt Library | Quality Control